Klenteng Tjoe Hwie Kiong dibangun pada tahun 1895 oleh warga Tionghoa yang telah bermukim di Kediri. Mereka menggalang dana dengan menyisihkan sebagian dari pendapatannya untuk mewujudkan tempat ibadah pada waktu itu. Pada waktu itu, banyak orang Tionghoa yang berasal dari Fujian, Tiongkok yang meninggalkan negerinya untuk mengadu nasib di tempat lain. Termasuk di antaranya ada yang menuju ke Kediri melalui Sungai Brantas.
Dulu, Klenteng straat sudah menjadi kawasan yang ramai. Klenteng straat, yang sekarang berubah menjadi Jalan Yos Sudarso merupakan bagian dari kota lama di wilayah Kota Kediri yang banyak dihuni oleh orang-orang Tionghoa. Deretan rumah khas Tiongkok yang membentuk hunian pemukiman, banyak menghiasi daerah ini. Mereka berjualan segala kebutuhan masyarakat, mulai dari sembako, pakaian hingga perlengkapan lainnya di sepanjang hampir dua kilometer jalan tersebut. Pemukimannya pun sudah cukup padat. Hal ini dikarenakan daerah ini dekat dengan Sungai Brantas yang dulu merupakan jalur transportasi utama dari Kediri menuju Surabaya atau sebaliknya.

0 komentar:
Posting Komentar